Wednesday 22nd November 2017

Cara Raja Salman Menghindari Riba

0 173


MasyaaAlloh.. begitulah Raja yg berilmu syar’i.. sikapnya akan selalu berhati2

Copas…

Kenapa Raja Salman Membawa Sendiri Segala Fasilitas Kunjungannya Ke Indonesia, Sampai Bawa2 Tangga Segala

Tentu para pembaca pernah dengar hadits yang melarang mengambil manfaat tertentu atau fasilitas tertentu, dari seseorang yang kita berikan hutang, walaupun sekedar menumpang pada kendaraannya.

Kaidah Islamnya, Sebagai Berikut:

“Setiap Hutang yang menghasilkan manfaat dan Keuntungan adalah *riba*”

Raja Salman statusnya adalah pemberi hutang dan Pemerintah Indonesia statusnya tukang mengutang, sehingga rombongan kerajaan *tidak diperbolehkan oleh Islam* untuk menggunakan berbagai fasilitas dari Pemerintah RI.

Islam menganggap bahwa memberikan utang termasuk transaksi sosial. Amal soleh yang berpahala. Karena itu, _orang yang memberi utang dilarang mengambil keuntungan_ karena utang yang diberikan, apapun bentuknya, selama utang belum dilunasi.

Sahabat Fudhalah bin Ubaid radhiallahu ‘anhu mengatakan,

ﻛﻞ ﻗﺮﺽ ﺟﺮ ﻣﻨﻔﻌﺔ ﻓﻬﻮ ﺭﺑﺎ

“Setiap piutang yang menghasilkan keuntungan maka (keuntungan) itu adalah riba.

Keuntungan yang dimaksud dalam riwayat di atas mencakup semua bentuk keuntungan, bahkan sampai bentuk keuntungan pelayanan.

Dari Abdullah bin Sallam radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,

ﺇِﺫَﺍ ﻛَﺎﻥَ ﻟَﻚَ ﻋَﻠَﻰ ﺭَﺟُﻞٍ ﺣَﻖٌّ، ﻓَﺄَﻫْﺪَﻯ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﺣِﻤْﻞَ ﺗِﺒْﻦٍ، ﺃَﻭْ ﺣِﻤْﻞَ ﺷَﻌِﻴﺮٍ، ﺃَﻭْ ﺣِﻤْﻞَ ﻗَﺖٍّ، ﻓَﻼَ ﺗَﺄْﺧُﺬْﻩُ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﺭِﺑًﺎ

“Apabila kamu mengutangi orang lain, kemudian orang yang diutangi memberikan fasilitas kepadamu –walaupun sekedar– membawakan jerami, gandum, atau pakan ternak maka janganlah menerimanya, karena itu riba.” (HR. Bukhari 3814).

Kemudian, diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu,

ﺇﺫﺍ ﺃﻗﺮﺽ ﺃﺣﺪﻛﻢ ﻗﺮﺿﺎ ﻓﺄﻫﺪﻯ ﻟﻪ ﺃﻭ ﺣﻤﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺪﺍﺑﺔ ﻓﻼ ﻳﺮﻛﺒﻬﺎ ﻭﻻ ﻳﻘﺒﻠﻪ

“Apabila kalian mengutangkan sesuatu kepada orang lain, kemudian (orang yang berutang) memberi hadiah kepada yang mengutangi atau memberi layanan berupa naik kendaraannya (dengan gratis), janganlah menaikinya dan jangan menerimanya.” (HR. Ibnu Majah 2432).

[Copas dari Kivlein Muhammad]

Masyaa Allah sampai segitunya menghindari RIBA

Via Fb Bidara Dan Tanaman

***

Category: Internasional
No Response

Leave a reply "Cara Raja Salman Menghindari Riba"


Top