Masyarakat Dinilai Berhak Tahu Siapa yang Dituding Hendak Makar


Ratna Sarumpaet

JAKARTA, muslimdaily.net – Ketua Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI), Ratna Sarumpaet menyatakan seharusnya masyarakat juga berhak untuk mengetahui siapa yang dituding hendak melakukan makar oleh Kapolri.

Hal itu disampaikan usai melakukan audiensi bersama Komisi III di Gedung Nusantara II DPR RI MPR, Jakarta Selatan, Senin (28/11/16) siang.

“Sebab kalau memang betul-betul ada makar, aku juga pengen tahu. Semua rakyat berhak untuk tahu makar yang mana,” ungkapnya kepada Islamic News Agency.

Membantah adanya makar, aktivis perempuan itu menyebutkan bahwa makar itu harus ada syarat-syaratnya, adanya pasukan salah satunya.

“Makar itu kan syarat-syaratnya ada banyak, harus ada senjata, harus punya pasukan, itu nggak bisa hanya, itu ka nada selebaran ada banyak nama-nama lalu katanya mereka ini berkumpul-kumpul,” kilahnya, seperti dilansir dari kantor berita yag dikelola oleh Jurnalis Islam Bersatu (JITU) ini.

Bahkan lebih lanjut, Ratna menegaskan bahwa jika Kapolri mengetahui adanya makar, maka harus segera ditangkap.

“Bahkan tugas Kapolri kalo dia tahu ada makar tugas dia menangkap, kalo dia tidak tangkap, dia tidak kasih tahu siapa itu salah,” tegasnya.

Ratna mempertanyakan pernyataan Kapolri tentang adanya makar tersebut yang diucapkan saat situasi politik yang sangat rawan.

“Seorang Kapolri dalam situasi politik kita yang sangat rawan sekarang mengucapkan hal seperti itu berulang-ulang. Ini buat saya menjadi pertanyaan besar,” tandasnya.

Pernyataan tersebut dinilai GSI sebagai sikap yang berlebih-lebihan dan dapat membahayakan demokrasi.

“Kami dari GSI menganggap Kapolri itu berlebih-lebihan, dan segala sesuatu yang berlebihan itu salah dalam demokrasi dan itu berbahaya,” pungkasnya. (Nizar Malisy)

Category: Nasional
No Response

Leave a reply "Masyarakat Dinilai Berhak Tahu Siapa yang Dituding Hendak Makar"