Naser dari Yaman Belajar Kaligrafi

0 21


Didin Sirodjuddin AR

Suasaa kegiatan di Lemka

Oleh: Didin Sirojuddin AR*

Naser Alzohli barusan kembali ke negaranya, Oman. Setelah dua bulan lamanya ikut kursus khat Naskhi di Pesantren Kaligrafi Alquran Lemka, dia meninggalkan kesan kenangan yang manis:

"Belajar di Lemka benar-benar enak, bahkan tak tertandingi sekolah-sekolah kaligrafi di Timur Tengah." 
Naser menyebutkan beberapa kelebihan Lemka dibandingkan beberapa Madrasah Tahsin Al-Khat yang pernah disambanginya di Timteng:


Menurut dia, pertama, di Lemka hanya butuh waktu belajar yang cepat untuk menguasai beberapa jenis khat, sedangkan di Timteng makan waktu lama dan bertahun-tahun.


Selain itu,  kedua, guru-guru Lemka gampangan, mau menjawab apa pun yang ditanyakan. Sedangkan guru-guru khat di Timteng tak selalu mau meladeni pertanyaan.


Ketiga, di Lemka, seluruh ilmu diberikan dengan detail dan rinci, sedangkan guru-guru di Timteng pelit-pelit tak sembarang mau "ngobral" ilmunya.


Kelima, guru-guru di Lemka murah senyum dan seperti tidak ada jarak dengan muridnya: ngobrol bersama, gurau dan ngakak ketawa, bahkan ngopi bersama seperti dengan teman sendiri.


Keenam,  elajaran diberikan dengan metode demonstratif dan bernuansa rekreatif sehingga menyenangkan dan tidak membosankan.


Ketujuh, Tentu saja karena udaranya yang sejuk menyegarkan dengan pemandangan sawah yang "tajri min tahtihal anhar". Benar-benar tidak ada di sana.

Katanya Naser mau buka kursus kaligrafi gratis di negaranya. Dan di tahun depan di berjanji akan mem bawa rombongan untuk belajar dan tadarus di Lemka.

Semoga ilmu Lemka yang sedikit manfaat dan bisa diamalkan.

*Didin Sirojuddin AR, Pengasuh Pesantran Lembaga Kaligrafi Alquran (Lembaga).
.

Category: Jejak
No Response

Leave a reply "Naser dari Yaman Belajar Kaligrafi"