Rusia Serukan Oposisi Moderat Tarik Pasukannya dari Wilayah Jabhah Nusrah dalam 72 Jam


rusiaSURIAH, muslimdaily.net  – Rusia telah menyerukan 72 jam ‘regime of silence’ di Ghouta Timur dan Daraya sejak hari Selasa di tengah upaya buntu untuk mengubah pertempuran menjadi perdamaian di negara yang sedang dilanda perang tersebut.

“Dalam rangka menstabilkan situasi, pusat rekonsiliasi Rusia menyerukan 72 jam keheningan rezim (regime of silence) di Ghouta Timur dan Daraya” sejak Selasa, kepala pusat koordinasi Rusia di Suriah, Sergei Kuralenko, seperti dikutip oleh pertahanan kementerian akhir Senin, lansir World Bulletin, Selasa (24/052016).

Kuralenko menegaskan kembali seruannya di Moskow kepada oposisi moderat adalah untuk menarik diri dari daerah-daerah yang dikuasai oleh Jabhah Nusrah dan mematahkan barisan jihadis, seraya mengatakan bahwa Rusia akan terus menargetkan Jabhah Nusrah.

Mengutip data dari monitor Rusia dan intelijen Suriah, Kuralenko mengatakan bahwa Jabhah Nusrah serta oposisi di Timur Ghouta dan pinggiran kota Damaskus telah menyusun kekuatan dan persenjataan dan sekarang sedang mempersiapkan serangan.

“Kesimpulan dan estimasi Ini telah dikonfirmasi oleh serangan bersenjata non-stop ke arah angkatan bersenjata Suriah di Timur Ghouta dan tempat tinggal di Damaskus,” Kuralenko seperti dikutip.

Di sekitar Aleppo, koalisi pimpinan Jabhah Nusrah menyusun kekuatan serangan besar berjumlah sekitar 6.000 pejuang untuk memblokade pasukan rezim di kota, di antara tujuan-tujuan lain mereka, katanya.

Seruan dari Rusia muncul saat Washington pada hari Senin mendesak Moskow untuk menekan Suriah menghentikan pemboman pada pasukan oposisi (bentukan barat) dan warga sipil di Aleppo dan pinggiran Damaskus.

Amerika Serikat dan Rusia adalah mitra dalam proses diplomatik Wina yang disebut Kelompok Dukungan Internasional untuk Suriah, yang bertemu pekan lalu di ibukota Austria tapi tidak membuat kemajuan yang berarti.

20 kekuatan dunia dan regional yang ambil bagian dalam proses sejauh ini gagal mengubah upaya penghentian perang  di Suriah, yang berlaku sejak 27 Februari gencatan senjata parsial antara rezim dan kelompok oposisi moderat.

Pekan lalu Moskow mengusulkan agar Rusia dan Amerika Serikat melancarkan serangan udara bersama melawan Jabhah Nusrah di Suriah tetapi Washington menolak proposal tersebut.

Category: Internasional
No Response

Leave a reply "Rusia Serukan Oposisi Moderat Tarik Pasukannya dari Wilayah Jabhah Nusrah dalam 72 Jam"