Sejak Lama, Wakaf Biayai Bangunan Peradaban Umat Islam

0 176


Republika/Agung Supriyanto

Tradisi wakaf (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Kepala Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Banu Muhammad mengatakan, wakaf merupakan tradisi luar biasa di dalam Islam. Wakaf bermanfaat membangun peradaban.

Hal tersebut sudah terbukti dalam sejarah peradaban Islam masa lalu. Wakaf dapat membiayai proses pembangunan peradaban sejak lama.

"Sejarah pengalaman peradaban didanai oleh sumber kaum Muslimin," ujar Banu, dalam pemaparannya pada acara Seminar Wakaf Dompet Dhuafa, di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta, Kamis (12/5).

Karena itu, potensi wakaf di Indonesia yang mencapai sekitar Rp 600 triliun harus dikelola dengan baik. Banu menyadari pengelolaan terhadap potensi wakaf tersebut belum dilakukan dengan baik.

Banu menuturkan, kedermawanan perlu ditumbuhkan guna mendorong peningkatan dana wakaf. Dengan wakaf yang terus meningkat, Banu meyakini Indonesia tidak perlu lagi meminjam dana dari luar negeri.

Sementara itu, penulis buku 'Bahagiamu Lengkap dengan Wakaf', Ahmad Shonhaji berkeyakinan sama bahwa wakaf memiliki potensi besar membangun bangsa. Menurut dia, wakaf harus diedukasi sejak usia dini. Minimal anak harus diinformasikan tentang wakaf."Pilar penting membangub kesejahteraan yaitu wakaf,"ucapnya. 

Category: ZISWaf
No Response

Leave a reply "Sejak Lama, Wakaf Biayai Bangunan Peradaban Umat Islam"